8 Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Dengan Cepat

Windows 10 yang secara berkala melakukan update secara otomatis pastinya akan membuat kuota internet kamu cepat terkuras habis. Tenang, berikut ini adalah beberapa alternatif langkah yang dapat kamu lakukan untuk menghentikan auto update sistem Windows 10 kamu:

8 Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Dengan Cepat

1. Melalui Personal Setting.
setelah diluncurkan beberapa pekan Microsoft langsung menerima berbagai masukan dari pengguna Windows 10. Terutama, untuk fitur auto update yang dinilai cukup menjengkelkan oleh kebanyakan pengguna. Oleh karena itu, Microsoft telah menambahkan konfigurasi untuk mengatur jadwal auto update.

Caranya, kamu buka icon ‘personal’, klik ‘setting’, kemudian klik opsi ‘Apps Update’. Kemudian akan terbuka jendela konfigurasi untuk mengatur auto update Windows 10. Namun, konfigurasi ini sifatnya hanyalah menunda auto update hingga maksimal 35 hari saja. Sehingga, pada akhirnya kamu tetap harus mengupdate Windows 10 kamu.

2. Memanfaatkan Defer Upgrade.

cara ini termasuk sebagai cara halus untuk menunda auto update lebih lama, tapi hanya berlaku di versi Pro bukan home. Defer upgrade dapat memastikan Windows 10 tidak menginstall atau mendownload pembaharuan apapun hingga hampir 8 bulan.

Walaupun begitu, patch keamanan akan tetap diupdate sehingga Windows 10 kamu akan tetap aman walaupun auto update dimatikan. Caranya, buka menu ‘Windows Update’, lalu klik ‘Advance Setting’. Pada bagian ‘Configure Automatic Updates’ klik box ‘Enable’. Lalu, pada bagian ‘Configure Automatic Updating’ pilih opsi ‘Notify for download and notify for install’.

3. Menggunakan fitur Network & Internet.
cara ini hanya berlaku apabila internet kamu menggunakan mobile broadband dan Wi-Fi yang terbatas (terukur). Apabila kamu tersambung dengan jaringan internet yang unlimited, Windows 10 akan secara mengaktifkan auto updatenya kembali.

Cara untuk mengaktifkannya, buka ‘Network & Internet’ pada menu ‘Setting’. Pada bagian status klik ‘Change Connection Properties. Akan terbuka jendela baru, lalu klik ‘Set as metered connections’

4. Melalui Local Group Policy Editor.
cara ini mirip dengan Defer Upgrade dan hanya tersedia pada Windows 10 Pro saja. Caranya, klik Win + R untuk membuka jendela ‘Run’. Pada bagian ‘Open’ ketik ‘gpedit.msc’ lalu klik ‘enter’.

Cari ‘Configure Automatic Update’, klik kanan, lalu klik ‘Edit’. Pada bagian atas, kamu akan menemukan ‘Configure Automatic Updates’ klik box ‘Enable’. Lalu, di bagian bawah kamu akan menemukan ‘Configure Automatic Updating’. Pilih opsi ‘Notify for download and notify for install’ pada kolom tersebut dan klik ‘Apply’.

5. Melalui Menu Update & Security.

cara yang satu ini sedikit gambling, karena kadang berhasil tapi di beberapa kasus Windows 10 tetap mengupdate. Tapi tetap boleh dicoba, karena bisa jadi kamu adalah kasus yang berhasil.

Caranya sangat mudah, pilih menu konfigurasi ‘Update & Security’ pada jendela ‘Setting’. Lalu, klik ‘Windows Update’ dan pilih ‘Advance Options’. Setelah jendela ‘Advance Options’ terbuka, klik ‘Give me updates for other Microsoft Product when I Update Windows’.

6. Mematikan Auto Update secara total.
cara yang satu ini akan benar-benar menghentikan auto update. Namun memiliki risiko yang paling besar, yaitu Windows 10 akan secara total berhenti mendownload seluruh update termasuk patch keamanan, store, dan semua pembaharuan.

Sehingga, Windows 10 kamu akan ketinggalan pengamanan terbaru dan berbagai aplikasi modern lain.
Cara untuk mematikannya, cari ‘Services’ pada menu windows. Klik ‘View Local Services’. Saat jendela terbuka, klik kanan pada tulisan ‘Windows Update’ yang ada di jendela yang putih. Kemudian klik ‘Properties’. Pada kolom Startup Type pilih opsi ‘Disable’, lalu klik ‘Apply’.

7. Memanfaatkan Command PowerShell.
cara yang satu ini pada dasarnya bersifat shortcut dari cara yang sebelumnya. Caranya, buka PowerShell terlebih dahulu. Setelah terbuka, ketik command berikut ini: stop-service wuauserv set-service wuauserv –startup disabled Kamu secara otomatis akan langsung mematikan auto update Windows 10 secara total.

8. Memanfaatkan Registry Editor.

juga akan mematikan auto update Windows 10. Caranya,  klik ‘Win + R’ dan ketik ‘regedit’ pada kolom Open, lalu enter. Setelah itu buka folder mengikuti urutan ini ‘HKEY_LOCAL_MACHINE - SOFTWARE - Policies - Microsoft - Windows’.



Pada folder ‘Windows’ klik kanan, pilih ‘New’ dan lalu pilih ‘Key’. Berikan nama ‘WindowsUpdate’. Pada ‘Windows Update’ ulangi langkah klik kanan dan berikan nama ‘AU’. Lalu ulangi proses klik kanan dan pilih ‘New’ klik ‘DWORD (32-bit) Value’ pada bagian jendela kanan, berikan nama ‘AUOptions’. Masukan nama ‘NoAutoUpdate’ dan ‘1’ pada bagian Value Data, lalu tekan ‘Ok’.

0 Response to "8 Cara Mematikan Auto Update Windows 10 Dengan Cepat"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan dan bertanya sesuai topik pembahasan