Bagaimana Ciri-Ciri Orang yang Memelihara Tuyul?


Meski jaman sudah modern, masih banyak fenomena pesugihan termasuk memelihara tuyul demi mengeruk kekayaan secara instan. Hal inilah yang mencemaskan sebagian masyarakat. Oleh karena itu, kiranya penting mengenali ciri-ciri orang yang memelihara tuyul.

Tuyul adalah jenis makhluk halus yang dari jaman dulu sampai sekarang digunakan oleh sebagian masyarakat yang ingin mendapatkan kekayaan dengan jalan pintas. Percaya atau tidak, masih ada juga yang di jaman sekarang mengandalkan bantuan makhluk ini.

Bagaimana Ciri-Ciri Orang yang Memelihara Tuyul?

Namanya saja jenis pesugihan sehingga untuk mendapatkannya pun butuh ritual tertentu. Hal ini berdampak langsung pada orang yang melakukannya. Sementara itu, di tengah masyarakat pun bisa terlihat sebagian ciri-cirinya.

Di bawah ini adalah beberapa ciri dari orang yang memelihara tuyul yang dibagi dalam tiga kategori yaitu sosial, fisik, dan kebiasaan.

Ciri-ciri Sosial

Orang yang memelihara tuyul biasanya punya ciri-ciri sosial tertentu. Jenis ciri ini berkaitan erat dengan kehidupan sosialnya. Di antaranya sebagai berikut:

  • Sering berkeliling atau berkeliaran di ruang publik yang ramai misal pasar, pertokoan, terminal, dan bangunan-bangunan yang jarang dihuni pemiliknya.

  • Jarang kelihatan beribadah atau malah tak pernah melakukannya.

  • Lebih sering nampak memisahkan diri dari pergaulan masyarakat atau menyendiri.

  • Sangat sering menukar uang lembaran pecahan kecil karena tuyul cuma bisa mengambil uang selembar demi selembar.

  • Sering mengajak atau membolehkan anak-anak kecil bermain ke rumah karena tuyul paling suka bermain dengan anak-anak.

  • Cenderung menghindar atau banyak alasan jika ada undangan warga atau acara yang melibatkan banyak orang.

Ciri-ciri Fisik

Orang yang memelihara tuyul juga punya beberapa ciri fisik yang sangat menonjol. Nampak kontras sekali perbedaan dari ia yang dulu dengan yang sekarang sudah memelihara tuyul. Sejumlah cirinya sebagai berikut:

  • Sering nampak kurang tidur karena begadang melakukan ritual atau menunggu hasil pekerjaan tuyul peliharaan.

  • Tubuhnya semakin kurus karena jarang makan dan harus menyisihkan makanan untuk tuyul peliharaannya.

  • Wajahnya pucat dan kurang bertenaga karena telah mengikat kontrak perjanjian dengan tuyul yang lama kelamaan menghisap energinya.

  • Punya aura wajah yang gelap karena sudah mempercayakan dirinya pada makhluk selain Tuhan.

  • Istri dari pemilik tuyul nampak pucat karena harus ngempeng atau menyusui tuyul.

Ciri-ciri Kebiasaan

Adapun beberapa kebiasaan orang yang memelihara tuyul juga sangat terlihat. Kadang-kadang begitu tersamarkan sehingga orang awam pun tak menyadarinya. Nah, sejumlah ciri kebiasaan tersebut antara lain:

  • Sering berjalan membungkuk terutama di halaman depan rumahnya. Konon, ia sedang menggendong tuyul peliharaan.

  • Mewarnai tembok rumah dengan warna mencolok, karena konon tuyul sangat suka warna-warna mentereng.

  • Kerap menyediakan bunga atau sesaji di dalam rumahnya sebagai persembahan bagi tuyul.

  • Tiap malam Jumat Kliwon punya ritual memandikan tuyul dengan darah ayam cemani.

  • Terkenal pelit dan selalu memperhitungkan semuanya dengan uang. Hal ini sebagai akibat dari kebiasaan mengandalkan mencari uang dengan bantuan tuyul yang susah dicari.

  • Jarang atau malah tak pernah beramal atau menyedekahkan sebagian kecil hartanya.

  • Sering pergi di malam hari sendirian.

  • Tak punya pekerjaan tetap atau bahkan menganggur namun selalu bisa membeli barang apa saja yang ia inginkan.

  • Sering membeli permen atau mainan padahal tidak punya anak kecil di rumah.

  • Konon harus menyediakan tumbal anak kecil atau bayi sebagai pengikat kontrak dengan tuyul sehingga bisa jadi sering mengincar anak-anak kecil.

  • Menyediakan ruangan khusus di dalam rumah yang tak boleh dilihat atau dimasuki orang lain karena itu merupakan tempat untuk bersemedi atau melakukan ritual.

  • Sering terlihat gugup atau canggung saat bersosialisasi dengan orang lain.

  • Selalu menolak dikunjungi tetangga atau menjadikan rumahnya sebagai tempat berkumpul warga.

Nah, itulah beberapa ciri yang setidaknya dapat dijadikan acuan untuk mengidentifikasi apakah seseorang memelihara tuyul atau tidak. Meskipun demikian tak bisa dijadikan patokan yang tetap karena ada juga yang saking lihainya mampu menyamarkan berbagai ciri tersebut.

Oleh sebab itu, harus hati-hati dan cermat mengamati orang-orang di sekitar. Yang penting adalah tetap menjaga keyakinan dan waspada terhadap segala hal yang mencurigakan dari luar. Semoga semua penjelasan di atas bisa membantu.

0 Response to "Bagaimana Ciri-Ciri Orang yang Memelihara Tuyul?"

Post a Comment

Berkomentarlah dengan sopan dan bertanya sesuai topik pembahasan